Ikhtiar Multilini TKA dan AN, MAN 1 Kota Malang Hadirkan Pendampingan Istimewa bagi Murid
Berita Umum

Ikhtiar Multilini TKA dan AN, MAN 1 Kota Malang Hadirkan Pendampingan Istimewa bagi Murid

27 Oktober 2026 Operator Website Madrasah 0 Dilihat

MALANG— MAN 1 Kota Malang menghadirkan ikhtiar multilini dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui pendampingan yang menyeluruh, memadukan kesiapan akademik, penguatan spiritual, pemenuhan nutrisi, serta dukungan emosional bagi murid.

Upaya ini menjadi wujud komitmen madrasah dalam menciptakan pengalaman asesmen yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga memastikan murid dapat menjalani setiap tahapan ujian dengan tenang, sehat, jujur, dan bahagia.

Pelaksanaan TKA MAN 1 Kota Malang Gelombang 1 dijadwalkan selama empat hari, 26–29 Oktober 2026, dengan pembagian peserta berdasarkan gelombang, sesi, dan ruang ujian. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan asesmen serta memastikan setiap peserta mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Berdasarkan pembagian jadwal peserta, ruang pelaksanaan meliputi Ruang 3A, Ruang 3B, Ruang 4A, dan Ruang 4B, dengan pengaturan sesi 1, sesi 2, dan sesi 3. Peserta mengikuti sesi yang telah ditentukan untuk masing-masing hari.

Pendampingan dimulai dengan penguatan spiritual melalui salat Duha berjamaah dan doa bersama. Dalam suasana khusyuk, murid memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ujian berjalan lancar, diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal, serta memperoleh hasil terbaik sesuai ikhtiar yang telah dilakukan.

Tidak berhenti pada pendampingan religius, madrasah juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan fisik murid melalui penyediaan asupan bergizi sebelum dan setelah ujian. Layanan nutrisi ini diharapkan membantu menjaga energi dan konsentrasi murid selama mengikuti asesmen. Kehangatan pelayanan turut dihadirkan melalui pendampingan yang memberikan rasa nyaman dan dukungan sepanjang pelaksanaan ujian.

Komitmen Layanan Terbaik bagi Murid

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan komitmen madrasah untuk menghadirkan layanan terbaik bagi murid. Kesiapan menghadapi asesmen perlu dibangun melalui proses yang utuh, mulai dari pendalaman materi, latihan dan tryout, pendampingan eksklusif oleh guru, hingga pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Komitmen tersebut menjadi landasan bagi madrasah untuk memastikan murid tidak menghadapi ujian sendirian. Mereka mendapatkan dukungan akademik sekaligus penguatan mental dan spiritual agar mampu mengerjakan soal secara jujur, percaya diri, dan bahagia.

Kolaborasi Seluruh Ekosistem Madrasah

Ikhtiar ini dijalankan melalui kolaborasi berbagai unsur madrasah, meliputi guru Bimbingan dan Konseling (BK), wali kelas, panitia TKA, kepala madrasah, serta seluruh pemangku kepentingan. Doa dan dukungan bersama menjadi bagian penting dari upaya membangun lingkungan asesmen yang kondusif, suportif, dan berpihak pada kebutuhan murid.

Melalui pendekatan multilini ini, MAN 1 Kota Malang menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kualitas proses, kepedulian, dan pendampingan yang menyertai perjalanan murid.

Bagi MAN 1 Kota Malang, mendampingi murid berarti menyiapkan lebih dari sekadar ujian: menguatkan ikhtiar, menjaga kesehatan, menumbuhkan kejujuran, dan menghadirkan kebahagiaan dalam setiap langkah menuju masa depan.

Bagikan Artikel